Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (18/5). Agenda utama pertemuan itu mencakup penjelasan mengenai transfer data dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART) serta strategi penanganan media sosial untuk kepentingan pertahanan nasional.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Dave Laksono, diawali dengan sesi terbuka. Dalam kesempatan itu, Dave membuka jalannya diskusi secara resmi. Namun, ia menyampaikan bahwa pembahasan akan berlanjut ke sesi tertutup ketika memasuki isu-isu yang bersifat sensitif.
"Rapat dinyatakan sebagian diawali terbuka dan selanjutnya akan dilanjutkan secara tertutup," ujar Dave saat memimpin rapat.
Legislator dari fraksi Golkar itu menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga kerahasiaan materi tertentu yang tidak dapat dikonsumsi publik secara luas. Sesi tertutup, menurut dia, menjadi langkah yang wajar dalam pembahasan yang menyangkut diplomasi dan keamanan data.
Perjanjian ART antara Indonesia dan Amerika Serikat sendiri telah ditandatangani oleh kedua pemimpin negara pada 19 Februari 2026. Salah satu poin penting dalam kesepakatan itu adalah pengaturan pemindahan data lintas batas yang tetap tunduk pada ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.
Menanggapi hal tersebut, Meutya Hafid menyatakan bahwa sifat ART belum final. Oleh karena itu, pembahasan detail mengenai perjanjian itu perlu dilakukan secara tertutup demi menjaga proses diplomasi kedua negara.
"Jika memang diperkenankan untuk pembahasan detail mengenai ini, karena ini terkait diplomasi dua negara, kami mohon izin mungkin sebagian besar akan tertutup," kata mantan wartawan televisi itu.
Artikel Terkait
Kapolri Resmi Buka Judo Kapolri Cup 2026 di Samarinda, Sasar Bibit Atlet Baru
BPA Fair 2026: Kejaksaan Lelang 308 Aset Rampasan, Minyak Mentah Tembus Rp900 Miliar
PSS Sleman Ikut Memburu Mariano Peralta, Empat Klub Berebut Bintang Borneo FC
Pemulung Lansia di Padang Terima Becak Baru dan Hadiah Umrah setelah Videonya Viral