"Jangan panik," ledek Qori.
"Bukan panik, kalau panik nggak mungkin saya datang ke markas kau," jawab Bahar mematikan telepon.
"Mau lihat nyali dia sampai dimana," kata Bahar lagi.
Perseteruan antara Bahar dan Qori ini berhasil dilerai petugas kepolisian da TNI setempat.
Polisi berusaha menenangkan Habib Bahar agar tak perlu mendatangi Qori.
"Dia mau tes uji nyali saya, saya datang, atau nggak saya aja yang ke sana. Bapak (polisi) lihat aja, nanti siapa yang mati," kata Bahar.
Mendengar hal itu, polisi yang berada di dekatnya itu pun kembali berusaha menenangkan. Ia berharap, agar masalah ini diselesaikan baik-baik sehingga tidak ada yang tersangkut ke masalah hukum.
"Ga apa saya udah biasa masuk penjara," jawab Bahar.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Prabowo Desak Percepatan Kampung Nelayan dan Kapal Ikan, Targetkan Serap Ribuan Pekerja
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun, NPL Tetap di Bawah 1%
Atlet SEA Games Dapat Bonus Miliaran, BRI Bimbing Mereka Kelola Keuangan
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Jalan Terputus di Aceh dan Sumut Mulai Dibuka