Persib Bandung bergerak cepat dalam menyusun kekuatan untuk menghadapi musim 2026/2027. Klub berjuluk Pangeran Biru itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan winger asal Brasil, Patrick Robson, yang didatangkan dari klub Liga Kamboja, Preah Khan Reach Svay Rieng FC.
Kabar ini langsung menyita perhatian para bobotoh. Patrick Robson disebut-sebut sudah berstatus done deal dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Persib Bandung untuk menyambut kompetisi musim depan. Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh akun Instagram yang kerap membahas sepak bola Indonesia, @fabrizioasia.
“DONE DEAL // Persib Bandung resmi mengamankan tanda tangan penyerang sayap asal Brazil Patrick Robson untuk musim 2026/2027,” tulis akun tersebut dalam unggahannya. “Pemain yang saat ini membela Svay Rieng di Cambodia Super League Divisi Pertama telah sepakat gabung dengan Maung Bandung.”
Akun itu juga menyebut performa Patrick Robson di Liga Kamboja menjadi salah satu alasan Persib kepincut mendatangkannya. “Berdasarkan data hingga awal April 2026, Patrick Robson telah mencetak setidaknya 15 gol untuk Preah Khan Reach Svay Rieng FC di Liga Domestik Kamboja,” lanjut unggahan tersebut.
Patrick Robson memang tampil impresif bersama Svay Rieng pada musim ini. Pemain kelahiran Mei 1998 itu menjadi salah satu winger paling produktif di kompetisi domestik Kamboja. Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta naluri mencetak gol disebut sebagai keunggulan utama pemain asal Brasil tersebut. Tak heran jika Persib Bandung dikabarkan serius memboyongnya untuk memperkuat lini serang musim depan. Nilai pasar Patrick Robson juga disebut mencapai sekitar Rp4,35 miliar, angka yang menunjukkan kualitas dan potensinya sebagai pemain asing anyar Maung Bandung.
Kehadiran pemain dari Liga Kamboja sebenarnya bukan hal baru di Super League Indonesia. Musim 2025/2026 menjadi bukti bahwa sejumlah klub mulai melirik kompetisi Kamboja sebagai pasar pemain asing potensial. Persib sendiri sebelumnya sukses mendatangkan Ramon Tanque dari Visakha FC. Sementara itu, Andres Nieto sempat direkrut Bhayangkara Presisi Lampung FC sebelum akhirnya dilepas di pertengahan musim.
Ramon Tanque awalnya sempat mendapat sorotan tajam dari publik Persib Bandung. Striker asal Brasil itu kesulitan mencetak gol pada awal musim hingga namanya masuk rumor bakal dipinjamkan. Namun, perlahan Ramon mampu membungkam kritik. Gol pertamanya lahir pada pekan ke-12, dan sejak saat itu performanya terus meningkat. Hingga pekan ke-32 Super League 2025/2026, Ramon Tanque telah mengoleksi delapan gol dan dua assist dari 26 pertandingan bersama Persib Bandung. Catatan itu membuat Persib semakin percaya diri merekrut pemain dari Liga Kamboja.
Di sisi lain, Andres Nieto justru gagal menunjukkan performa terbaiknya di Indonesia. Gelandang serang asal Kolombia tersebut hanya tampil enam pertandingan bersama Bhayangkara FC dengan total waktu bermain 236 menit. Pelatih Paul Munster kala itu menilai kontribusi Andres Nieto belum sesuai harapan. Akibatnya, sang pemain dilepas pada bursa transfer paruh musim Desember 2026. Padahal, sebelum datang ke Indonesia, Andres Nieto tampil cukup tajam bersama Phnom Penh Crown FC dengan torehan 21 gol dan lima assist dari 27 pertandingan.
Jika transfer ini benar-benar rampung, Patrick Robson diproyeksikan menjadi tambahan penting bagi kekuatan Persib Bandung musim depan. Maung Bandung tampaknya ingin memperkuat lini serang demi menjaga konsistensi mereka dalam persaingan papan atas Super League sekaligus menghadapi kemungkinan hengkangnya beberapa pemain inti. Kehadiran Patrick Robson juga diyakini bakal menambah variasi serangan Persib, terutama lewat kecepatan dan agresivitasnya di sisi sayap. Kini, publik tinggal menunggu pengumuman resmi dari Persib Bandung terkait rumor transfer pemain asal Brasil tersebut.
Artikel Terkait
Dukcapil Klarifikasi: e-KTP Tetap Wajib Digunakan, Fotokopi Diperbolehkan Asal Bijak
Pengemudi Pajero Sport Hilang Kendali Akibat Kaget, Tabrak Tiga Pejalan Kaki di Serang
Informasi Jadi Komoditas: Mengapa Manusia Terus Berbagi di Media Sosial Meski Tak Direspons
Menkeu Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Ulang Harta Peserta Tax Amnesty Jilid II