Reynaldo Bryan Soroti Peran Strategis Pengusaha Muda Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen dalam Debat Perdana Calon Ketum HIPMI

- Minggu, 10 Mei 2026 | 19:00 WIB
Reynaldo Bryan Soroti Peran Strategis Pengusaha Muda Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen dalam Debat Perdana Calon Ketum HIPMI

Semangat kolaborasi dan optimisme mewarnai debat perdana calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Masa Bakti 2026-2029 yang digelar di BW Luxury Hotel, Jambi, Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam forum tersebut, calon ketua umum Reynaldo Bryan menyoroti peran strategis pengusaha muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Debat perdana ini merupakan bagian penting dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII HIPMI, agenda tiga tahunan organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru bagi para pengusaha muda Indonesia. Selain menjadi ajang adu gagasan, forum tersebut juga menghadirkan semangat kebersamaan antar kader HIPMI dari berbagai daerah.

“HIPMI memiliki daya tawar dan peran yang sangat strategis dalam membantu Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen,” kata Reynaldo dalam keterangan pers yang diterima, Minggu, 10 Mei 2026.

Reynaldo mengajak seluruh kader HIPMI untuk mengambil bagian aktif dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, sinergi antara pengusaha muda di pusat dan daerah menjadi modal penting guna memperkuat ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai menunjukkan tren positif.

“Pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi kita telah mencapai 5,61 persen (year-on-year/yoy), dibandingkan triwulan IV tahun lalu yang masih di angka 5,39 persen,” jelasnya.

Menurut Reynaldo, tren pertumbuhan tersebut menjadi dasar keyakinannya bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029 dapat dicapai apabila seluruh elemen, termasuk pengusaha muda, bergerak bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya peran kader HIPMI di berbagai daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Keberadaan pengusaha muda dinilai mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, hingga memperkuat ekonomi lokal.

“Saya yakin dan optimis kolaborasi yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan dari seluruh kader HIPMI daerah di seluruh Indonesia akan membawa dampak nyata bagi pembangunan ekonomi, termasuk ikut memberikan kontribusi bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ungkapnya.

Debat perdana tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi dan gagasan, tetapi juga memperlihatkan harapan besar agar pengusaha muda Indonesia semakin aktif mengambil peran dalam membangun ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar