Wagub Jakarta Rano Karno Melayat Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Bantuan Pemprov Mengalir

- Rabu, 29 April 2026 | 04:45 WIB
Wagub Jakarta Rano Karno Melayat Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Bantuan Pemprov Mengalir

JAKARTA Suasana duka menyelimuti rumah Nuryati di kawasan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026). Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, datang melayat langsung ke sana. Nuryati adalah salah satu korban tabrakan kereta api di Bekasi Timur yang mengguncang banyak pihak.

Rano tiba dengan wajah sendat. Ia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Bukan sekadar ucapan, ia juga mencoba menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Di tengah ruang tamu yang penuh pelayat, ia berjanji bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta tidak akan tinggal diam.

“Saya melihat di televisi kejadian di Bekasi dan dari malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Insya Allah, BPBD, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan sebagian teman-teman dari damkar juga,” ujarnya.

Menurut Rano, ia cukup terkejut dengan peristiwa ini. Apalagi, kata dia, gerbong perempuan yang ada di bagian belakang KRL dilaporkan hancur parah. “Ini musibah besar. Harus jadi pelajaran ke depan,” ucapnya lirih.

Dari total belasan korban meninggal, empat di antaranya warga Jakarta. Salah satunya adalah seorang guru yang tinggal di Cikarang. Kepala Dinas Pendidikan Jakarta pun sudah sempat mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan moral.

Di sisi lain, Nuryati bukanlah orang sembarangan di lingkungannya. Ia dikenal sebagai kader Dasa Wisma yang aktif. Selain itu, ia juga menjadi Juru Pemantau Jentik atau biasa disebut Jumantik yang rutin turun ke lapangan untuk mencegah penyebaran penyakit. Tetangganya bilang, ia tak pernah absen dalam kegiatan posyandu dan kerja bakti.

Rano memastikan bahwa Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah turun tangan membantu proses pemakaman. Bantuan juga mengalir dari Baznas BAZIS DKI Jakarta dalam bentuk santunan untuk keluarga yang ditinggalkan.

“Beliau ini kan juga Dasawisma, rajin Jumantik. Nah itu sudah bagian yang memang keluarga dari kita lah, dari komponen pegawai di Pemprov,” katanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar