Koordinator Lapangan Aksi, Abdul Rahman Abu Zaki menyampaikan bahwa aksi boikot terhadap tiga gerai waralaba tersebut diduga karena produknya terafiliasi Israel di tengah memanasnya konflik dengan Palestina.
"Total ada 160-an orang dari Aliansi Umat Islam Jogja-Jawa Tengah berusaha semaksimal mungkin untuk memboikot produk-produk dari Yahudi yaitu McDonald's, KFC dan Starbucks di Jalan Magelang hari ini. (Restoran) lainnya minggu depan," kata Zaki.
Menurutnya, sebagian dana dari tiga gerai waralaba itu diduga mengalir untuk memberikan bantuan bagi Israel.
Sehingga, aksi boikot dilakukan untuk menuntut ketiga restoran tersebut agar menutup usahanya atau paling tidak menyadarkan umat Islam dalam mengonsumsi produk-produknya.
Tak hanya itu, massa yang datang ke lokasi juga membawa bendera Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina dan membakar bendera Israel sebagai bentuk perlawanan.
Aksi ini juga bentuk protes terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai organisasi internasional yang bertugas memelihara perdamaian. Karena sampai saat ini tidak ada reaksi meski ada kecaman dari seluruh dunia.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Insentif Rp570 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 2025
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera