BGN Dorong Pemda Awasi Program Makan Bergizi Gratis Lewat Platform Digital

- Rabu, 22 April 2026 | 14:45 WIB
BGN Dorong Pemda Awasi Program Makan Bergizi Gratis Lewat Platform Digital
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI, Dadang Hendrayudha, mendorong pemerintah daerah untuk ikut turun tangan mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu caranya? Pemda diminta bikin platform khusus buat pengawasan dan pengaduan. “Kepala daerah bisa langsung melihat jumlah dapur yang ada melalui platform digital, bahkan bisa melihat langsung ke lokasi eksak SPPG tersebut. Di situ akan kelihatan model dapurnya, jumlah penerima manfaatnya, dan yang paling penting adalah SPPG wajib mengunggah menunya setiap hari sehingga semua bisa mengawasi,” ujar Dadang, usai rapat koordinasi dengan kepala daerah se-Banten, di Kota Serang, Rabu (22/4/2026). Menurut dia, peran kepala daerah itu krusial. Program dari Presiden Prabowo Subianto ini, kata Dadang, butuh pengawasan ketat dari bawah. Apalagi dengan adanya Satuan Tugas (Satgas), koordinasi di lapangan jadi lebih gampang. “Kami meminta kepada para kepala daerah, Gubernur, Wali Kota, hingga Bupati, termasuk Satgas yang sudah dibentuk, untuk bersama-sama dengan kami mengawasi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini,” tegasnya. Dadang juga bilang, evaluasi terus dilakukan. Termasuk dengan ngumpulin para pengelola dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Intinya adalah kami melakukan evaluasi terus. Kemarin sore kami sudah kumpulkan mitra yayasan. Kami sampaikan bahwa program ini orientasinya sosial, walaupun ada profit, tetapi orientasi utama adalah sosial. Hak mereka sudah dikasihkan, nah sekarang kewajiban mereka yaitu menyiapkan dapur yang sesuai standar kita,” jelasnya. Di sisi lain, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan MBG di wilayahnya. Ia bakal menindaklanjuti semua arahan dari BGN. “Alhamdulillah kita diberi ruang bersama untuk mengawasi pelaksanaan MBG di Provinsi Banten. Insya Allah kami akan tindaklanjuti dengan seluruh satgas yang ada di Banten,” ucapnya. Andra menambahkan, saat ini sudah ada 2,7 juta penduduk Banten yang jadi penerima manfaat MBG. Mulai dari balita, anak-anak, sampai ibu hamil dan menyusui. “Program ini luar biasa, alhamdulillah di Banten, sudah mencapai 2,7 juta penerima manfaat, dan akan terus bertambah. Ini bantuan nyata dari pemerintah pusat untuk pemenuhan gizi,” pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar