Gunungan Hasil Bumi Warnai Puncak HUT ke-51 TMII

- Minggu, 19 April 2026 | 18:30 WIB
Gunungan Hasil Bumi Warnai Puncak HUT ke-51 TMII

Suasana di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu pagi itu benar-benar berbeda. Bukan sekadar hari libur biasa, melainkan puncak perayaan ulang tahun ke-51 taman budaya tersebut. Ratusan pengunjung sudah memadati kawasan, menunggu momen yang ditunggu-tunggu: arak-arakan gunungan hasil bumi.

Gunungan raksasa itu penuh berisi aneka rupa kekayaan alam. Singkong, kacang panjang, terong, dan kol bertumpuk dengan buah-buahan seperti jeruk, manggis, hingga pir. Warna-warnanya memikat mata. Diarak berkeliling di sepanjang jalan depan Plaza Kori Agung, gunungan ini dikawal oleh pasukan berseragam tentara tradisional dan diangkut oleh pasukan TKR, menghadirkan nuansa sejarah yang kental.

Di pinggir jalan, pengunjung berjubel. Banyak yang sibuk mengangkat ponsel, tak ingin kehilangan satu detik pun dari prosesi tahunan ini. Namun begitu, puncak keseruan justru terjadi usai arak-arakan. Saat gunungan diturunkan, ratusan orang langsung berebut isinya. Mereka berdesakan, tertawa, saling menyambar sayur dan buah yang diyakini membawa berkah dan keseruan tersendiri.

Haryati, pengunjung asal Parung, Bogor, adalah salah satu yang ikut berebut. Ia sengaja datang jauh-jauh demi menyaksikan acara yang menurutnya sudah langka.

"Seru banget, dapat kacang panjang, ada singkong, ada jagung, ada buah manggis, jeruk bali, wortel. Macam-macam, seru pokoknya," katanya, wajahnya masih sumringah.

Bagi Haryati, acara semacam ini punya nilai lebih dari sekadar tontonan. Ia melihatnya sebagai sarana edukasi yang penting, terutama untuk generasi muda.

"Kalau buat anak-anak zaman sekarang mungkin jarang sekali ada event-event kayak gini. Jadi itu bagus banget buat pengetahuan. Kebudayaan Indonesia ini ternyata banyak banget," ucap dia.

Antusiasme serupa terpancar dari Novi, pengunjung asal Bekasi. Baginya, ikut berebut adalah cara untuk merasakan langsung kemeriahan HUT TMII.

"Pengen keseruan saja, senang-senang gitu. Serunya karena ulang tahun Taman Mini kan, jadi setahun sekali harus ikut-ikutan," ungkapnya.

Dan hasil rebutannya tak akan disia-siakan. Novi sudah punya rencana di dapur.

"Kalau kolnya buat bikin bakwan, kacang panjangnya buat tumis. Kalau singkongnya mau direbus," pungkas dia.

Di sisi lain, arak-arakan gunungan ini hanyalah satu dari sekian banyak atraksi yang disiapkan TMII. Untuk merayakan usia ke-51, manajemen menyuguhkan beragam acara seperti Experience Bali in a Day, Icip-Icip Nusantara, hingga Kecak Glow in The Dark dan Shinta Obong. Rangkaian acara ini digelar pada 18, 19, 24, 25, dan 26 April 2026.

Tujuannya jelas: menghadirkan budaya dalam format yang lebih interaktif dan dekat dengan pengunjung. Sekaligus, tentu saja, untuk menarik minat wisatawan. Targetnya pun ambisius, manajemen TMII berharap bisa menyambut hingga 100.000 pengunjung selama periode perayaan berlangsung.

Melihat keriuhan di hari Minggu itu, target itu sepertinya bukan hal mustahil.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar