Anggota DPR Soroti Kekurangan APD dan Armada Damkar Sidoarjo

- Kamis, 26 Februari 2026 | 01:15 WIB
Anggota DPR Soroti Kekurangan APD dan Armada Damkar Sidoarjo

TVRINews, Sidoarjo

Kesiapan Damkar Sidoarjo lagi-lagi jadi perhatian. Kali ini, sorotan datang dari anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono. Ia menilai dukungan anggaran dan fasilitas untuk petugas pemadam kebakaran di sana masih jauh dari kata ideal. Padahal, Sidoarjo kan bukan daerah sembarangan pusat industri sekaligus kawasan hunian yang padat di Jawa Timur.

Bambang baru-baru ini melakukan kunjungan. Hasilnya? Ia langsung menyoroti kelengkapan alat pelindung diri atau APD yang menurutnya sangat minim.

“APD itu sangat kurang sekali, hanya sekitar 20 persen dari total kebutuhan yang seharusnya dimiliki. Ini tentu membahayakan petugas saat bertugas,” ujar Bambang Haryo Soekartono.

Masalahnya nggak cuma di APD. Armada pemadam juga disebut belum optimal. Beberapa unit mobil pemadam kondisinya perlu dibenahi, bahkan ada yang sampai mogok di tempat.

“Truk pemadam ini harus benar-benar prima. Tadi ada satu yang mogok. Ini harus segera dibenahi supaya pelayanan maksimal dan tidak menghambat penyelamatan,” tegasnya, Rabu 25 Februari 2026.

Nah, selain fasilitas, Bambang juga angkat bicara soal kesejahteraan personel. Honor petugas Damkar Sidoarjo disebutnya masih berkisar Rp 2,4 juta per bulan. Angka itu dinilai belum layak, mengingat risiko kerja yang mereka tanggung setiap hari.

“Gaji mereka sangat rendah. Idealnya minimal mendekati UMR. Mereka ini menyelamatkan nyawa publik, barang publik, dan aset industri. Harusnya kesejahteraan diperhatikan agar mereka tenang dalam bekerja,” katanya.

Menurut politisi itu, keberadaan Damkar yang tangguh adalah faktor kunci bagi kepercayaan investor dan pelaku industri. Sidoarjo, sebagai jantung industri Jatim, tentu butuh jaminan keselamatan yang mumpuni.

“Perlindungan terhadap industri dan masyarakat itu kuncinya di keselamatan. Damkar ini garda terdepan yang sering ditanyakan oleh pelaku industri. Jadi harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Menanggapi evaluasi itu, Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, menyampaikan apresiasi. Ia memastikan masukan tersebut akan jadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

“Apa yang menjadi evaluasi beliau hari ini akan menjadi catatan bagi kami selaku kepala OPD. Ini akan kami sampaikan kepada pimpinan daerah untuk evaluasi dan perbaikan ke depan,” kata Sabino.

Di sisi lain, Sabino menegaskan kesiagaan timnya. Baik BPBD maupun Damkar tetap siaga 24 jam, termasuk saat libur Lebaran nanti. Personel dibagi di beberapa pos untuk memastikan respons yang cepat.

“Kami siaga 24 jam, tidak ada libur. Saat Idul Fitri pun tetap standby di pos masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik. Pastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

“Pastikan aliran listrik aman, kompor sudah dimatikan, dan kendaraan dalam kondisi baik. Tinggalkan rumah dalam keadaan aman dan kondusif,” pesannya.

Sorotan kali ini diharapkan bisa jadi momentum. Momentum untuk membenahi fasilitas dan memperhatikan kesejahteraan petugas Damkar. Tujuannya jelas: meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar