"Frontier memungkinkan organisasi untuk membangun, menerapkan, dan mengelola tim agen AI yang beroperasi di seluruh sistem bisnis," jelas perusahaan.
"Frontier memudahkan integrasi AI yang canggih ke dalam alur kerja yang ada dengan cepat, aman, dan dalam skala global," tambahnya.
Kerja sama mahal ini rupanya hanya satu bagian dari paket pendanaan yang lebih besar lagi. Ada investasi besar-besaran dari nama-nama besar lain seperti Nvidia dan SoftBank, masing-masing menyuntikkan dana 30 miliar dolar AS. Situasinya jadi makin rumit dan berpotensi memicu pertarungan hukum yang sengit di antara para raksasa teknologi dunia.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026