Dari sisi nilai, ekspor Korea Selatan juga tumbuh pesat, yakni 28,6 persen pada Februari. Memang, laju ini sedikit melambat dibanding ekspansi 37,1 persen di bulan sebelumnya. Tapi tetap saja, ini pertumbuhan yang sehat.
Sementara itu, aktivitas impor juga ikut bergerak. Indeks volumenya naik 10,6 persen, sedangkan indeks nilainya meningkat 7,9 persen. Yang menarik, neraca perdagangan bersih untuk barang justru naik 13,0 persen secara tahunan. Kenapa bisa begitu? Salah satu penyebabnya adalah penurunan harga impor yang terjadi, sehingga rasio harga ekspor terhadap impor menjadi lebih baik.
Secara keseluruhan, performa ekspor Korsel di awal tahun ini cukup solid. Meski ada sektor yang tertinggal, gairah industri semikonduktor ternyata masih mampu menjadi penyelamat dan penopang utama pertumbuhan.
Artikel Terkait
Polres Tasikmalaya Siapkan Rest Area Terpadu dengan Klinik dan Wahana Anak untuk Pemudik
Pemudik Bisa Pantau Kondisi Jalan Tol dan Non-Tol Secara Langsung via CCTV Pemerintah
Sistem One Way di Tol Cikatama Picu Kemacetan di Arteri Cirebon
Saham Samsung Electronics Melonjak 5% Didorong Isyarat Kerja Sama dengan Nvidia