Lalu, seberapa besar sih kemampuan Iran? Ternyata, mereka sudah lama bersiap. Pasca bentrokan 12 hari dengan Israel di pertengahan 2025, seorang pejabat tinggi militer Iran pernah buka suara.
Pernyataan Jabbari itu jika benar sungguh mencengangkan. Artinya, Iran punya cadangan untuk menyerang tanpa henti selama 24 bulan. Ini jelas menunjukkan bahwa mereka telah mengantisipasi konflik berkepanjangan sejak lama.
Dampak perang ini pun merembet. Negara-negara tetangga di kawasan Teluk, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang menampung pangkalan militer AS, ikut merasakan imbasnya. Belum lagi langkah Iran yang menutup Selat Hormuz. Langkah itu langsung mengguncang pasar global, mendorong harga minyak melambung hingga tembus angka 100 dolar AS per barel. Situasinya makin rumit saja.
Artikel Terkait
Maarten Paes Cetak Clean Sheet, Bawa Ajax Hajar Sparta 4-0
AS Ancam Hancurkan Pulau Kharg, Iran Balas Ancaman Serang Infrastruktur Minyak Global
Kevin Diks Puji Gol Spektakuler Stöger, Monchengladbach Bangkit Usai Dihajar Bayern
Iran Ajukan Dua Syarat Mutlak untuk Akhiri Perang di Timur Tengah