JAKARTA – Menjelang Lebaran 2026, harga telur ayam ras di sejumlah daerah mulai merangkak naik. Bahkan, kenaikannya sudah melampaui batas harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), menyebut setidaknya ada 210 kabupaten dan kota yang mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga untuk komoditas ini.
Amalia membeberkan data terbaru. Pada minggu pertama Maret 2026, harga rata-rata nasional telur ayam ras sudah menyentuh Rp32.475 per kilogram. Angka itu jelas di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang cuma Rp32.000 per kg.
Lonjakannya ternyata tidak merata. Di beberapa wilayah, gejolak harganya jauh lebih ekstrem. Ada yang naik hingga 16,31 persen, bahkan melampaui 40 persen dari HAP. Ambil contoh Pulau Taliabu, harga telur di sana mencapai Rp42.000 per kg. Sementara di Buton Utara, harganya sekitar Rp37.293 per kg.
Artikel Terkait
Prabowo: Ketahanan Pangan Indonesia Aman di Tengah Ketegangan Global
Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir Tahun
Iran Bantah Tutup Selat Hormuz, Tuding AS dan Israel Sebabkan Sepinya Lalu Lintas
Konflik di Selat Hormuz Pangkas Produksi Minyak Irak Hingga 70 Persen