Imbauannya jelas. WNI di Iran diminta untuk ekstra waspada, patuh pada arahan otoritas lokal, dan yang paling penting, tetap terhubung dengan KBRI. Situasinya memang belum bisa diprediksi.
Untuk jalur darurat, Kemlu menyiapkan sejumlah nomor hotline.
“Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Teheran melalui nomor 98 9914668845/ 98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor 62 812 9007 0027,” paparnya.
Serangan itu sendiri, seperti dilaporkan sejumlah media, mengguncang Teheran. Kepulan asap terlihat membubung di pusat kota. Media lokal Iran bahkan menyebut serangan pertama diarahkan ke lokasi di kantor Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Sebuah target yang jelas sangat simbolis.
Di sisi lain, seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa operasi ini adalah aksi militer gabungan antara Washington dan Tel Aviv. Sebuah langkah yang dipastikan akan memperkeruh ketegangan yang sudah ada.
Artikel Terkait
Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Damai Iran-Israel
Manajer Persib Ingatkan Skuad untuk Tak Anggap Enteng Persebaya di Laga Klasik
KBRI Teheran Intensifkan Komunikasi dengan 329 WNI di Iran Jelang Eskalasi Militer
KBRI Teheran Pantau 329 WNI di Iran Usai Ketegangan Militer