Persaingan di puncak klasemen Super League 2025-2026 benar-benar tidak main-main. Ardhi Tjahjoko, sang manajer Persija Jakarta, mengakuinya. Bagi dia, ketatnya perburuan gelar juara kali ini terjadi karena kualitas skuad tim-tim yang terlibat hampir semuanya setara.
"Kalau kekuatan tim di Super League saat ini, hampir sama ya semuanya (merata)," ujar Ardhi.
Pernyataan itu dia sampaikan lewat kanal YouTube Persija TV, Jumat (20/2/2026) lalu. Di usianya yang ke-59, Ardhi paham betul situasi yang dihadapi anak asuhnya. Persija sendiri masih punya peluang besar, duduk di peringkat ketiga dengan 44 poin dari 22 pertandingan. Namun begitu, ancaman dari atas sangat nyata. Borneo FC mengumpulkan 46 poin, sementara Persib Bandung memimpin dengan 47 poin meski keduanya baru menjalani 21 laga.
Menurut Ardhi, kondisi ini justru menunjukkan perkembangan positif. Level kompetisi semakin tinggi. Tapi di sisi lain, konsekuensinya jelas: tidak ada ruang untuk lengah. Setiap pertandingan harus dianggap final. Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal, membuat mereka tersingkir dari pacuan ketat ini.
"Cuma itu tadi, siapa yang paling siap, dia yang akan menang. Itu saja. Harus menyiapkan diri lebih daripada yang lain,” tegasnya.
Nah, ujian kesiapan itu akan langsung terjadi. Fokus tim Macan Kemayoran kini tertuju pada laga kandang melawan PSM Makassar. Pertandingan di Jakarta International Stadium (JIS) itu dijadwalkan Jumat malam nanti, tepat pukul 20.30 WIB.
Ardhi memastikan persiapan berjalan intens. Semenjak kembali dari laga pekan lalu melawan Bali United, seluruh konsentrasi pemain dan pelatih Mauricio Souza sudah dialihkan untuk menghadapi tamu dari Makassar. Semua energi dikerahkan. Karena di musim yang serba merata seperti ini, kemenangan bisa datang dari detail persiapan yang paling matang.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Resmikan Revitalisasi Taman Semanggi Rp134 Miliar, Tanpa APBD
Cak Imin Lantik Jajaran Baru Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Pengiriman Perdana Pipa Dimulai, Proyek Gas Dusem Rp6,5 Triliun Masuki Fase Konstruksi Intensif
Indonesia Ditunjuk sebagai Wakil Komandan Pasukan Penjaga Perdamaian Internasional di Gaza