MURIANETWORK.COM - Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak otoritas Jepang untuk melanjutkan pengetatan kebijakan moneter dan mengkritik rencana penangguhan pajak konsumsi yang diusulkan pemerintah. Rekomendasi ini disampaikan lembaga keuangan global itu usai menyelesaikan konsultasi tahunan dengan pemerintah Jepang, menyoroti tantangan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas fiskal di tengah utang publik yang tinggi.
Dukungan untuk Pengetatan Moneter Bertahap
Dalam evaluasinya, IMF secara tegas mendukung langkah-langkah yang telah diambil Bank Sentral Jepang (BOJ). Lembaga itu menilai BOJ berada di jalur yang tepat dengan mulai mengurangi stimulus moneter yang telah berlangsung lama.
"Bank Sentral Jepang melakukan hal tepat dengan mengurangi akomodasi moneter," tegas IMF dalam pernyataannya.
IMF menganjurkan agar kenaikan suku bunga kebijakan dilanjutkan secara bertahap. Targetnya, suku bunga dapat mencapai tingkat yang dianggap netral tidak lagi mendorong maupun mendinginkan ekonomi pada tahun 2027. Pendekatan hati-hati ini dinilai penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali tanpa mengganggu pemulihan ekonomi.
Artikel Terkait
Kejagung Periksa Kajari Karo dan Staf, Siap Beri Sanksi Internal Jika Terbukti Lalai
Rekonstruksi Ungkap Adegan Penyayatan Leher dalam Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Lonjakan Harga Minyak Picu Kenaikan Tarif dan Dilema bagi Maskapai Penerbangan
Kemenperin Soroti Dampak Ketegangan Timur Tengah ke Rantai Pasok Industri