Pesawat Hibah Garuda Diresmikan di Aceh untuk Simulasi Manasik Haji

- Selasa, 17 Februari 2026 | 03:15 WIB
Pesawat Hibah Garuda Diresmikan di Aceh untuk Simulasi Manasik Haji

Pemilihan Aceh sebagai lokasi penempatan bukan tanpa alasan. Dahnil mengungkapkan adanya ikatan historis yang mendalam antara masyarakat Aceh dengan awal mula penerbangan nasional Indonesia. Dukungan rakyat Aceh pada masa lalu terhadap pesawat pertama, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal Garuda Indonesia, menjadi landasan filosofis dari program ini.

Simulasi untuk Kesiapan Optimal

Pesawat jenis Boeing 737 yang sebelumnya dioperasikan Citilink tersebut telah melalui proses perakitan dan penyesuaian khusus. Interiornya dilengkapi dengan fasilitas pendukung sehingga mendekati kondisi pesawat aktif. Dalam fasilitas ini, calon jamaah dapat menjalani pelatihan praktis, mulai dari proses masuk kabin, penyimpanan bagasi di kompartemen atas, pemakaian sabuk pengaman, hingga mengikuti arahan prosedur keselamatan selama penerbangan.

Pendekatan ini, menurut Dahnil, memperluas makna manasik yang selama ini mungkin lebih terfokus pada aspek ritual. Kesiapan logistik dan psikologis selama perjalanan dinilai sama pentingnya untuk menunjang kekhusyukan ibadah.

Dengan adanya simulasi yang mendekati kondisi nyata ini, diharapkan seluruh jamaah, terutama para calon jamaah lanjut usia, dapat memulai perjalanan spiritual mereka dengan persiapan yang lebih matang, rasa nyaman, dan keyakinan yang lebih penuh.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar