Menjelang momen Tahun Baru Imlek dan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok strategis mulai merangkak naik. Data panel harga dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat tren kenaikan ini, yang meliputi komoditas penting seperti beras, minyak goreng, hingga ikan dan daging. Situasi ini tentu jadi perhatian banyak kalangan, terutama para ibu rumah tangga yang mulai merasakan dampaknya di pasar.
Di sisi lain, tak semua komoditas mengalami kenaikan. Faktanya, cukup banyak juga yang justru harganya turun. Ini memberikan sedikit ruang napas di tengah tekanan inflasi pangan yang kerap terjadi jelang hari besar.
Mari kita lihat yang naik dulu. Untuk beras, jenis medium non SPHP naik tipis 0,02% jadi Rp13.890 per kg. Sementara beras khusus lokal melonjak lebih signifikan, 0,59%, mencapai Rp15.752 per kg. Minyak goreng kemasan naik 0,88% ke posisi Rp21.178 per liter, dan minyak curah malah lebih tinggi kenaikannya, 1,81%, menjadi Rp18.021 per kg.
Di sektor perikanan, ikan kembung naik 0,99% (Rp45.761/kg), diikuti tongkol dan bandeng dengan kenaikan masing-masing 0,34% dan 0,47%. Garam konsumsi juga ikut naik 0,67%. Namun begitu, lonjakan paling mencolok justru terjadi pada daging kerbau segar lokal, yang harganya melesat 5,83% menjadi Rp153.611 per kilogram. Kenaikan yang cukup signifikan, bukan?
Nah, sekarang kita bahas yang turun. Kabar baiknya, beras premium justru turun 0,30% menjadi Rp15.465 per kg. Beras medium dan beras SPHP juga mengalami penurunan. Jagung untuk peternak turun cukup dalam, 2,76%, begitu pula dengan kedelai impor dan aneka bawang.
Artikel Terkait
Macron Tolak Opsi Militer di Selat Hormuz, Desak Negosiasi dengan Iran
Mendagri Tegaskan WFH Jumat Bukan Libur, ASN Wajib Aktifkan Pelacak Lokasi
368 Pendatang Baru Masuk Jakarta Timur Pascalebaran 2026
Kepatuhan LHKPN 2025 Capai 96,24%, Legislatif Masih Tertinggal