AS Siapkan Opsi Militer Skala Besar Terhadap Iran, Persiapan Tempur Dipercepat

- Minggu, 15 Februari 2026 | 12:15 WIB
AS Siapkan Opsi Militer Skala Besar Terhadap Iran, Persiapan Tempur Dipercepat

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio secara terbuka mengakui kesulitan itu. "Mencapai kesepakatan dengan Iran melalui negosiasi sangat sulit," ungkapnya, mencerminkan pesimisme yang melingkupi proses diplomasi.

Pernyataan yang lebih keras justru datang dari pucuk pimpinan. Saat berbicara di hadapan pasukan di sebuah pangkalan militer di North Carolina, Presiden Donald Trump tidak hanya membahas opsi militer, tetapi juga kemungkinan perubahan rezim di Tehran.

"Sepertinya itu menjadi hal terbaik yang bisa terjadi," tuturnya mengenai skenario penggulingan pemerintahan Iran tersebut.

Meski demikian, Trump tampaknya berhati-hati dengan tidak menyebutkan pihak mana yang diharapkannya dapat mengambil alih kepemimpinan, membiarkan pernyataannya menggantung sebagai sebuah ancaman terbuka yang belum memiliki bentuk akhir.

Menanti Titik Kritis

Dengan demikian, situasi saat ini menggambarkan dua jalur yang berjalan paralel: persiapan militer yang konkret dan diplomasi yang terancam mandek. Opsi serangan, sebagaimana dilaporkan, akan benar-benar dipertimbangkan jika perundingan di Jenewa gagal total. Ketegangan yang meningkat ini menempatkan kawasan Timur Tengah pada situasi yang sangat rentan, di mana sebuah pembicaraan yang gagal dapat menjadi pemicu konflik dengan skala yang belum terprediksi secara penuh. Dunia internasional kini menunggu, apakah pertemuan di Jenewa akan menghasilkan terobosan atau justru menjadi akhir dari jalan damai.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar