Bloomfield juga menyayangkan sifat dari gol-gol yang kemasukan. Menurutnya, seharusnya bisa dihindari. "Ketiga gol itu, dari sudut pandang kami, sebenarnya bisa dicegah. Tapi sekali lagi, saya yang bertanggung jawab," tambahnya tegas.
Namun begitu, ada satu alasan yang dia kemukakan. Bukan sebagai pembenaran, tapi lebih sebagai penjelasan atas penampilan lembab yang diperlihatkan Ole Romeny dan kawan-kawan. Bloomfield menyoroti jadwal padat yang harus dihadapi skuadnya dalam sepuluh hari terakhir.
Jadwal yang mencekik itu, rupanya, berbuah performa di bawah standar. Kelelahan akut menjadi dalih utama di balik kekalahan telak di kandang sendiri tersebut. Pertanyaan besarnya kini, bagaimana Bloomfield memulihkan kondisi fisik dan mental timnya untuk menyambut laga-laga krusial penyelamatannya dari jurang degradasi.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg