Ruang paripurna DPR di Senayan kembali ramai pada Selasa (10/2/2026) lalu. Agenda utamanya? Pengesahan anggota baru untuk Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan. Nama Taufikurrahman akhirnya resmi ditetapkan, mengisi kursi yang ditinggalkan Farid Azhar Nasution untuk sisa periode 2023-2028.
Sidang itu sendiri dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa. Ia didampingi Cucun Ahmad Syamsurijal. Suasana terlihat cukup lancar, bahkan bisa dibilang cepat prosesnya.
Di awal acara, Hanif Dhakiri selaku Wakil Ketua Komisi XI maju menyampaikan laporan. Ia menjelaskan bahwa posisi di BS LPS memang kosong setelah Farid Azhar memilih mundur. Nah, untuk mengisi kekosongan itu, Komisi XI sudah menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau yang biasa kita dengar sebagai fit and proper test pada 5 Februari lalu.
Dari proses panjang itu, nama Taufikurrahman yang akhirnya muncul ke permukaan dan disepakati.
“Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat,” ujar Saan Mustopa meminta persetujuan, “apakah laporan komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan calon anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan, sisa masa jabatan periode 2023-2028 dapat disetujui?”
Artikel Terkait
Gibran Dorong Hilirisasi Peternakan Sapi di Boyolali dan Waspadai PMK
Menkeu Setuju Penghematan Anggaran Makan Bergizi Gratis dengan Syarat Kualitas Tak Turun
Prabowo Sambut PM Anwar Ibrahim dengan Lagu Rasa Sayange di Istana Merdeka
Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik 3,7% Selama Liburan Lebaran 2026