Suasana malam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu, berubah ricuh. Dua kelompok bentrok, berujung pada aksi penusukan yang melukai satu orang. Polisi yang menyelidiki menyebut akar masalahnya klasik: perebutan lahan parkir, yang memicu perseteruan antar kelompok preman di lokasi itu.
Plh Kanit Krimum Polres Jaksel, Iptu Satrio, membeberkan kronologinya. Menurutnya, semua berawal dari cekcok mulut soal teritori. "Pemicunya cekcok mulut ya mengenai wilayah kerja mereka," ujar Satrio saat berbincang dengan awak media di Mapolres Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2026).
"Wilayah kerja mereka ya dalam aksi premanisme ini terjadi rebutan lahan, kemudian terjadi cekcok, sehingga sampai terjadi penusukan."
Ia menambahkan, aktivitas premanisme yang dimaksud kemungkinan besar terkait urusan parkir atau sejenisnya. "Untuk aksi premanisme, mungkin parkir atau dan sebagainyalah," sambungnya.
Insiden memanas itu terjadi sekitar pukul tujuh malam. Cekcok yang awalnya sekadar saling sindir, eskalasinya tak terkendali. Salah satu pihak akhirnya menghunus senjata tajam.
“Terjadi cekcok, antara kelompok korban dan kelompok pelaku salah satu pelaku mengeluarkan parang dan menyerang korban dan mengenai perut korban sebelah kiri," jelas Satrio lebih lanjut.
Korban yang terluka sempat menelepon rekannya minta tolong sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Saat ini kondisinya masih dalam perawatan intensif di RS Muhammadiyah Jakarta.
Di sisi lain, upaya penegakan hukum telah dimulai. Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial RFM. Meski begitu, penyidik belum berhenti. Mereka masih mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap peran serta pelaku lainnya.
“Untuk pelaku pengeroyokan yang diamankan sementara ini satu orang. Nanti kita dalami lagi dari rekaman CCTV yang terjadi. Inisial pelaku RFM,” pungkas Satrio.
Artikel Terkait
Menkes Desak Kemensos Aktifkan Kembali 120 Ribu Pasien Kronis di BPJS
Lebih dari 1,82 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan 2025 di Awal Februari
BPS Proyeksikan Produksi Beras Nasional Naik 16% di Awal 2026
Posisi Arne Slot Masih Aman Meski Liverpool Kalah dari Manchester City