Suasana tebal langsung menyelimuti Indonesia Arena, Senayan, Sabtu malam itu. Di final Piala Asia Futsal 2026, harapan tuan rumah sempat terpukul lebih awal. Iran, sang lawan tangguh, berhasil membobol gawang Garuda hanya dalam tiga menit pertama pertandingan.
Hossein Tayebi, pemain andalan Iran, menjadi biang keroknya. Tendangan kerasnya melesak ke gawang, melewati jangkauan kiper Ahmad Habibie yang sudah berusaha maksimal. Skor 0-1 untuk keunggulan Iran pun tertulis pahit di papan skor.
Di sisi lain, Timnas Futsal Indonesia sendiri turun dengan formasi awal yang cukup solid. Mereka menempatkan Ahmad Habibie di bawah mistar.
Lini pertahanan diisi oleh nama-nama seperti Rizki Xavier, Mochamad Iqbal, Israr, dan Firman Ardiansyah. Mereka punya pekerjaan rumah besar untuk membendung serangan Iran sekaligus membalas kekalahan itu.
Laga masih panjang, tentu saja. Namun, gol cepat Iran jelas memberi tekanan psikologis yang tidak ringan. Semua mata tertuju pada bagaimana respons anak asuh pelatih dalam menata ulang permainan.
Artikel Terkait
PBOC Catat Pembelian Emas ke-15 Bulan Berturut-turut, Nilai Cadangan Melonjak
Manchester United Kukuhkan Posisi Empat Usai Tundukkan Tottenham 2-0
RUPSLB Sahkan Han Chang Sik Jadi Presdir Baru Bank Woori Saudara
BPJPH dan USDA Perkuat Kerja Sama Sertifikasi Halal untuk Perdagangan Pertanian