Pemerintah Fokuskan Transmigrasi pada Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur

- Jumat, 06 Februari 2026 | 03:30 WIB
Pemerintah Fokuskan Transmigrasi pada Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur

Iftitah mengingatkan pentingnya kesiapan ini agar peluang yang ada tidak terbuang percuma. “Jangan sampai nanti ada peluang investasi, tenaga kerja terbuka, tapi masyarakat tidak terserap sebagai tenaga kerja karena kapasitasnya kurang. Itulah kata kuncinya,” ungkapnya.

Revitalisasi Kawasan dan Kesiapan Infrastruktur Pendukung

Dari perspektif yang lebih makro, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti dua pilar utama: revitalisasi wilayah dan transformasi SDM. Dua hal ini, menurutnya, adalah kunci agar program transmigrasi berdampak nyata pada perputaran roda perekonomian.

AHY menekankan pentingnya optimalisasi kawasan yang sudah ada. Infrastruktur yang tersedia harus benar-benar dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Di sisi lain, untuk kawasan yang masih membutuhkan, pembangunan infrastruktur harus disesuaikan dengan karakteristik masyarakat dan potensi unggulan daerah setempat.

“Jadi kami harus memastikan sebuah kawasan transmigrasi benar-benar memiliki kesiapan infrastruktur, apakah jalannya, perumahannya, listriknya, komunikasinya, termasuk juga jika itu merupakan daerah pertanian, kami pastikan ada sumber air, bukan hanya dikonsumsi oleh rumah tangga, tapi juga untuk pengairan sawah dan kebun yang dikelolanya,” papar AHY.

Pendekatan yang holistik ini menunjukkan pergeseran strategi dari sekadar memindahkan penduduk menuju pembangunan ekosistem yang berkelanjutan, di mana kualitas manusia dan kelayakan hidup menjadi fondasi utamanya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar