Wamen ESDM: Transisi Energi Buka Peluang Investasi Rp1.680 Triliun dan 760 Ribu Lapangan Kerja

- Kamis, 05 Februari 2026 | 07:00 WIB
Wamen ESDM: Transisi Energi Buka Peluang Investasi Rp1.680 Triliun dan 760 Ribu Lapangan Kerja

Menurutnya, kunci utamanya adalah membuat proyek-proyek ini menjadi layak secara komersial. "Sektor keuangan, bagaimana kita membuat pembiayaan hijau dengan skema blended finance yang bisa lebih menguntungkan baik bagi pelaku usaha maupun dari sektor finansial itu sendiri," tuturnya.

Konsep blended finance dinilai crucial untuk menjembatani gap antara kebutuhan pembiayaan proyek dan ekspektasi imbal hasil investor. Pemerintah menyadari bahwa anggaran negara saja tidak akan cukup untuk memenuhi target kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ambisius. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan swasta menjadi pondasi mutlak untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berisiko terkendali.

Transisi Energi sebagai Gerakan Kolektif

Lebih dari sekadar urusan teknis dan finansial, Yuliot menekankan bahwa transisi energi adalah sebuah upaya kolektif yang membutuhkan kontribusi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya tidak hanya memenuhi komitmen lingkungan, tetapi juga menjaga dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Ia mengungkapkan, "Ini tidak hanya dijalankan oleh pemerintah, tetapi bagaimana kolaborasi kita bersama untuk mewujudkan kelebihan energi, daya saing global dan juga keberlanjutan lingkungan."

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kesuksesan transisi energi bergantung pada sinergi yang solid, di mana setiap pihak dari regulator, pelaku industri, hingga lembaga keuangan memiliki peran krusial untuk dijalankan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar