Di California Science Center, Los Angeles, udara terasa berbeda awal Februari lalu. Pameran bertajuk "Mummies of the World" baru saja dibuka, dan salah satu daya tarik utamanya adalah keluarga Orlovits. Ya, mumi mereka, yang ditemukan tersembunyi di sebuah ruang bawah tanah gereja di Vac, Hungaria, kini bisa disaksikan publik.
Namun begitu, keluarga Orlovits bukan satu-satunya yang hadir. Pameran ini menghimpun lebih dari 30 mumi, baik manusia maupun hewan. Asalnya beragam banget, dari Amerika Selatan, Eropa, sampai tentu saja Mesir Kuno. Beberapa terawetkan secara alami karena kondisi lingkungan, sementara yang lain adalah hasil proses pengawetan yang disengaja dengan teknik rumit.
Menurut pengelola, ada sejumlah spesimen baru yang sebelumnya belum pernah dipamerkan di Los Angeles. Jadi, buat penggemar sejarah, ini kesempatan langka.
Melalui rangkaian koleksi ini, pengunjung diajak berkelana. Menelusuri jejak sejarah dan budaya yang beragam, sekaligus memahami bagaimana berbagai peradaban di dunia memandang kehidupan, kematian, dan upaya mereka mengawetkan jasad. Pameran ini bukan sekadar pertunjukan benda kuno, tapi lebih seperti jendela waktu yang memikat.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Belum Ada Angka Final RKAB Nikel 2026, Masih dalam Tahap Evaluasi
Saham Cerebras Anjlok 14% Usai Proyeksi Margin Laba Menyusut, Kapitalisasi Pasar Terancam Hilang Rp98 Triliun
Menkes Desak Perlindungan Khusus bagi Dokter Muda dari Perundungan di Lingkungan Kerja
Pemerintah Targetkan Konversi LPG Impor ke CNG Domestik pada 2028–2029