PMI Manufaktur Indonesia Melonjak ke 52,6, Sinyal Ekspansi Kian Kuat Awal 2026

- Senin, 02 Februari 2026 | 10:00 WIB
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak ke 52,6, Sinyal Ekspansi Kian Kuat Awal 2026

Jadi, meski kondisi dalam negeri terlihat hangat, pasar ekspor justru masih lesu. Tapi, sentimen pelaku usaha rupanya tetap optimis. Keyakinan mereka terhadap prospek output 12 bulan ke depan melonjak dibanding Desember lalu, bahkan mencapai level tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir. Mereka yakin pertumbuhan ini akan berlanjut.

Lalu bagaimana dengan tekanan harga? Di tengah ekspansi, inflasi biaya input memang tercatat masih tinggi. Untungnya, posisinya relatif stabil dibanding bulan sebelumnya dan ini yang penting masih berada di bawah rata-rata historis. Kenaikan menyeluruh harga bahan baku tetap jadi beban, mau tak mau mendongkrak biaya produksi. Alhasil, banyak perusahaan memilih untuk mengalihkan sebagian beban itu ke konsumen, yang terlihat dari harga output yang ikut naik di sepanjang Januari.

Secara keseluruhan, awal tahun ini memberikan fondasi yang cukup solid. Sektor manufaktur bergerak maju, ditopang permintaan domestik yang kuat dan optimisme pelaku usaha, meski tantangan dari sisi eksternal masih ada.


Halaman:

Komentar