"Hujan dengan durasi cukup lama disertai kondisi kontur tanah yang labil mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah," ujarnya.
"Kejadian ini menyebabkan 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan dan berdampak pada 57 jiwa," lanjut Muhari.
Nah, yang jadi perhatian sekarang adalah kondisi rumah-rumah itu. Hasil kaji cepat dari BPBD Kabupaten Bogor menunjukkan retakan di beberapa titik pada kesebelas bangunan tersebut. Situasinya mencemaskan. Kalau hujan turun lagi, kerusakan bisa bertambah parah.
Petugas di lapangan sudah bergerak. Mereka berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memantau perkembangan dan mengawasi cuaca. Warga pun diimbau waspada. Jika merasa kondisi memburuk, evakuasi mandiri disarankan untuk segera dilakukan. Langkah antisipasi jelas diperlukan, mengingat musim hujan masih berlangsung.
Artikel Terkait
Capgemini Lepas Anak Usaha AS Usai Ditekan Parlemen Prancis Soal Kontrak ICE
Interpol Indonesia Ungkap Tim Sudah Bergerak ke Negara Persembunyian Riza Chalid
Persija Jakarta Di Ambang Rekrut Penyerang Muda Belanda, Mauro Zijlstra
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza yang Tewaskan Puluhan Warga Sipil