Genangan Air di Jakarta Akhirnya Surut, BPBD: Tetap Waspada

- Minggu, 01 Februari 2026 | 11:50 WIB
Genangan Air di Jakarta Akhirnya Surut, BPBD: Tetap Waspada

Hujan deras yang mengguyur Jakarta beberapa hari belakangan memang bikin waswas. Genangan air sempat menggenangi sejumlah titik, bahkan di beberapa lokasi ketinggiannya disebut mencapai dua meter. Tapi, pagi ini ada kabar baik.

Menurut laporan terbaru dari BPBD DKI Jakarta, seluruh banjir di Ibu Kota sudah surut. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kapusdatin BPBD DKI, M Yohan, Minggu pagi tadi.

“BPBD mencatat hingga Minggu (01/02) pukul 08:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujar Yohan.

Jakarta Barat termasuk yang cukup parah terdampak. Bukan cuma karena hujan lokal, tapi juga imbas kiriman dari daerah sekitarnya seperti Tangerang. Air sempat memenuhi jalan-jalan dan permukiman warga.

Yohan bilang, keberhasilan penurunan genangan ini nggak lepas dari kerja sama banyak pihak. Mereka mengerahkan pompa mobile untuk menyedot air dan memastikan saluran-saluran berfungsi. Yang menarik, peran masyarakat juga disebut-sebut punya andil besar.

“Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya,” sambungnya.

Meski air sudah mulai mengering, situasi belum sepenuhnya aman. BPBD tetap ngasih imbauan buat warga supaya tetap waspada. Soalnya, kalau hujan deras datang lagi, genangan bisa aja muncul di titik-titik rawan.

Sebelumnya, kondisi memang masih mengkhawatirkan. Sampai Sabtu sore kemarin, catatan BPBD masih ada lima RT di Jakarta Utara yang terendam. Empat titik ada di Marunda, satu lagi di Kapuk Muara. Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari 25 sampai 45 sentimeter.

“Ketinggiannya 25-45 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi, selain itu ada luapan Kali Angke dan luapan Kali Nagrak,” jelas Yohan soal kondisi hari sebelumnya.

Jadi, meski situasi sudah membaik, kewaspadaan tetap nomor satu. Cuaca ekstrem belakangan ini memang sulit ditebak.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar