JAKARTA – Kementerian Luar Negeri baru saja memfasilitasi kepulangan 91 WNI yang menjadi korban sindikat penipuan daring. Mereka dievakuasi dari Myawaddy, Myanmar, pada Jumat (30/1/2026). Ini gelombang keempat. Dengan tambahan ini, sudah 291 warga negara Indonesia yang berhasil dibawa pulang dari Myanmar.
“Pemulangan ini merupakan gelombang keempat evakuasi dari wilayah Myawaddy,” jelas keterangan resmi Kemlu, Jumat lalu.
Prosesnya tidak singkat. Menurut Kemlu, upaya ini adalah hasil kerja panjang dan intensif dari KBRI Yangon dan KBRI Bangkok. Dua perwakilan diplomatik itu berjibaku di lapangan untuk mengamankan warga kita.
Di sisi lain, koordinasi juga digalang dengan sejumlah instansi dalam negeri. Sebut saja Kementerian P2MI, Bareskrim, PPATK, Imigrasi, hingga Kementerian Sosial. Tujuannya jelas: memastikan penegakan hukum berjalan dan langkah pencegahan bisa optimal ke depannya.
Yang menarik, beberapa korban disebutkan bersedia kooperatif. Mereka melaporkan pihak-pihak yang diduga merekrut mereka ke dalam jerat sindikat online scam itu.
Artikel Terkait
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Armada Ditambah
Kongres Absen, Pemerintah AS Tutup Lagi
Jetty Indramayu: Gerbang Rahasia yang Menyalurkan Energi ke Jantung Jawa
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar