Namun begitu, kabar baik buat Boeing tak cuma itu. Ada lagi kontrak terpisah dari Angkatan Laut AS senilai 25,5 juta dolar. Ini sebenarnya modifikasi dari kontrak yang sudah ada, khusus untuk produksi dan pengiriman 16 unit pod senjata IRST (Infrared Search and Track) blok II.
Pod-pod canggih itu bukan cuma senjata. Paket lengkapnya termasuk 16 rakitan tangki bahan bakar dan 16 struktur sensor. Semuanya harus melalui integrasi sistem akhir dan uji penerimaan sebelum dikirim.
Pengerjaannya akan tersebar. Mayoritas, sekitar 79,7 persen, dikerjakan di St. Louis, Missouri. Sisanya, 20,3 persen, ditangani di Santa Ana, California. Mereka menargetkan semua rampung pada Agustus 2028. Proyek ini masuk dalam produksi awal tingkat rendah untuk Angkatan Laut.
Yang menarik, dana untuk kontrak non-kompetitif dengan Angkatan Laut ini rupanya sudah disiapkan sejak tahun 2024 lalu. Jadi, semuanya sudah direncanakan jauh-jauh hari.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Lebaran 2026, Harga Cabai Mulai Turun
Trump Kritik Sekutu NATO Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Melonjak
Nvidia Perkenalkan DLSS 5 dan Sistem Vera Rubin di GTC Conference
Presiden Dewa United Pastikan Ivar Jenner Pulih, Siap Gabung TC Timnas