Posisinya di tangga lagu global A24 masih harus dilihat nanti. Tapi, momentumnya terlihat kuat. Film ini masih punya daya tarik di bioskop-bioskop AS dan sejumlah pasar luar negeri.
Hebatnya lagi, "Marty Supreme" belum benar-benar meluas. Film ini baru akan tayang perdana akhir pekan depan di 12 wilayah baru, termasuk Australia, Brasil, dan Italia. Jadi, angka 100 juta ini mungkin baru permulaan.
Perlu diingat, film ini juga jadi proyek paling ambisius A24 dari segi anggaran. Biaya produksinya dikabarkan mencapai 70 juta dolar, menjadikannya film termahal yang pernah dibuat studio tersebut.
Semua mata kini tertuju, menunggu sejauh apa "Marty Supreme" akan terus melaju.
Artikel Terkait
Target 12 Juta Hektar: Pemerintah Pacu Rehabilitasi Hutan hingga 2034
Malam Penuh Kejutan: Arsenal Pastikan Tiket, Madrid Hancurkan Monaco
Polytron Luncurkan Charger Cepat Portabel, 10 Menit Tambah 10 Kilometer untuk Motor Listrik
Mentan Amran: Swasembada Beras Tercapai dalam Setahun Berkat Dukungan Daerah