Posisinya di tangga lagu global A24 masih harus dilihat nanti. Tapi, momentumnya terlihat kuat. Film ini masih punya daya tarik di bioskop-bioskop AS dan sejumlah pasar luar negeri.
Hebatnya lagi, "Marty Supreme" belum benar-benar meluas. Film ini baru akan tayang perdana akhir pekan depan di 12 wilayah baru, termasuk Australia, Brasil, dan Italia. Jadi, angka 100 juta ini mungkin baru permulaan.
Perlu diingat, film ini juga jadi proyek paling ambisius A24 dari segi anggaran. Biaya produksinya dikabarkan mencapai 70 juta dolar, menjadikannya film termahal yang pernah dibuat studio tersebut.
Semua mata kini tertuju, menunggu sejauh apa "Marty Supreme" akan terus melaju.
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil Khas Surabaya Saat Ramadan
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Bawang dan Daging Ayam Turun
5 Destinasi Hits di Padalarang yang Mudah Diakses via Kereta Cepat KCIC
Negosiasi Konser BTS di JIS Masuk Tahap Mendalam, Kepastian April 2026