Ia menegaskan, partai tak pernah absen melakukan pembinaan. Namun begitu, kasus hukum yang menjerat Sudewo dianggap sebagai urusan pribadi yang terpisah dari tugas partai.
"Ya itu kan personal pribadi ya. Dan kami di Partai Gerindra kan terus melakukan pembinaan buat kader-kader agar setiap kader itu untuk terus bekerja untuk rakyat," jelasnya.
Di sisi lain, Bahtra yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR ini menyentil peran Kementerian Dalam Negeri. Ia meminta Kemendagri untuk tidak kendor dalam mengawasi kinerja kepala daerah di lapangan.
Pengawasan itu, katanya, memang sudah berjalan. Tapi harus terus ditingkatkan.
"Ya selama ini kan berjalan maksimal ya, apa namanya pengawasan dari Kemendagri. (Tapi) kita terus minta Kemendagri juga untuk terus melakukan pengawasan," pungkas Bahtra.
Kasus ini tentu menjadi ujian. Baik bagi partai, maupun bagi sistem pengawasan yang seharusnya mencegah hal-hal seperti ini terjadi.
Artikel Terkait
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek hingga 11 Maret
Pemerintah Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp53 Triliun