Jakarta digegerkan lagi. Kali ini, BNN bersama petugas Bea Cukai berhasil menggulung sebuah pabrik narkoba yang beroperasi dengan modus cukup canggih: menyamarkannya dalam cartridge vape. Lokasinya bukan di gudang gelap, melainkan di sebuah apartemen mewah di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Dua warga negara asing langsung diamankan.
Menurut Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekusor BNN, semuanya berawal dari kecurigaan terhadap seorang penumpang yang baru tiba dari Kuala Lumpur di Bandara Soekarno-Hatta.
"Kurang lebih satu minggu kita selidiki. Ada seseorang yang membawa koper dan ransel mencurigakan. Kemarin, tanggal 15 Januari, kita ikuti pergerakannya dari bandara," jelas Aldrin saat jumpa pers Jumat lalu.
Pergerakan itu akhirnya mengantarkan petugas ke apartemen di Sudirman. Di dalamnya, mereka menemukan barang bukti yang mencengangkan: ribuan cartridge vape kosong dan cairan diduga etomidate. Jumlahnya fantastis.
"Dari koper kita temukan enam bungkus plastik, masing-masing isi 500 cartridge. Kalau dikalikan, ya sudah 3.000 unit," ujar Aldrin.
Artikel Terkait
OJK Siapkan Gugatan Perdata sebagai Senjata Terakhir dalam Kasus DSI
Ekspor Mobil China Melonjak 21% di 2025, Didorong Gempuran Kendaraan Listrik
Pabrik Vape Narkoba Rp18 Miliar Digerebek di Apartemen Mewasa Sudirman
OPEC Proyeksikan Permintaan Minyak Global Tembus 107 Juta Barel per Hari pada 2027