Jakarta - Pemerintah ternyata menarik dana lebih banyak ketimbang yang dibutuhkan untuk menutup defisit tahun lalu. Data terbaru Kementerian Keuangan menunjukkan, realisasi pembiayaan APBN 2025 tembus Rp744 triliun. Angka ini melampaui target awal yang 'cuma' Rp616,2 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono membeberkan rinciannya dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1).
Nah, karena defisit riilnya sendiri sebenarnya Rp695,1 triliun, otomatis ada kelebihan dana. Kelebihan ini yang disebut Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA, besarnya Rp48,9 triliun. Menariknya, posisi ini lebih tinggi dibanding akhir 2024 yang Rp45,7 triliun.
Artikel Terkait
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip
Menhub Proyeksikan Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret
Menhub Prediksi Puncak Mudik Lebaran 18 Maret, Andalkan WFA untuk Sebaran Arus
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Denpasar, Evakuasi Warga dan Wisatawan Berlangsung