Prasetyo menyebut salah satu penekanan presiden adalah pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. "Untuk sesegera mungkin melakukan percepatan terhadap pembangunan kampung-kampung nelayan," jelasnya. Rencana konkretnya? Membangun sekitar 1.582 kapal tangkap ikan.
Lalu, kenapa semua ini begitu mendesak? Jawabannya ternyata berkait erat dengan program andalan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Bayangkan saja skalanya. Prasetyo memberi contoh nyata yang cukup mencengangkan.
"Kalau satu hari saja menunya adalah telur, maka dibutuhkan 82 juta butir telur satu hari," ujarnya.
Angkanya jadi semakin besar untuk kebutuhan ayam. "Hampir mencapai 890 juta, 800 juta ekor ayam yang kita butuhkan untuk memenuhi semua protein, itu hanya dari kebutuhan MBG," papar Prasetyo. Jadi, swasembada pangan bukan cita-cita lagi, tapi sebuah keharusan. Agar program seperti MBG bisa berjalan lancar tanpa bergantung pada pasokan dari luar negeri.
Artikel Terkait
Menkeu Targetkan Skema Cukai Rokok Lokal Beroperasi Paling Lambat Mei 2026
Bupati Tulungagung Tiba di KPK Usai OTT, Langsung Jalani Pemeriksaan
Purbaya: Pemindahan Rp300 Triliun SAL ke Himbara untuk Paksa Tangan Tak Terlihat Pasar
Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi Usai Kelilingi Bulan