Aksi sepihak Amerika Serikat itu ibarat melemparkan batu ke kolam yang tenang. Reaksi komunitas internasional datang bertubi-tubi, banyak negara menyuarakan kecaman keras. Mereka mempertanyakan langkah AS yang dianggap melanggar kedaulatan sebuah negara.
Sementara itu, dari Gedung Putih, Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan yang tak kalah kontroversial. Dia mengklaim bahwa Amerika Serikat kini memegang kendali atas Venezuela.
Trump juga mengeluarkan ancaman terselubung. Pemimpin baru Venezuela, menurutnya, harus tunduk pada keinginan Washington. Jika tidak, nasib mereka bisa sama seperti Maduro. Ancaman itu menggantung, menambah ketegangan situasi yang sudah panas.
Artikel Terkait
Dubes Iran Akui Kondisi Selat Hormuz Mirip Masa Perang, Kapal Pertamina Masih Tertahan
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Dukung Lonjakan Pengguna KRL
Gapensi Proyeksikan Kenaikan Biaya Konstruksi hingga 8% Akibat Lonjakan Harga Energi
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris