Aksi sepihak Amerika Serikat itu ibarat melemparkan batu ke kolam yang tenang. Reaksi komunitas internasional datang bertubi-tubi, banyak negara menyuarakan kecaman keras. Mereka mempertanyakan langkah AS yang dianggap melanggar kedaulatan sebuah negara.
Sementara itu, dari Gedung Putih, Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan yang tak kalah kontroversial. Dia mengklaim bahwa Amerika Serikat kini memegang kendali atas Venezuela.
Trump juga mengeluarkan ancaman terselubung. Pemimpin baru Venezuela, menurutnya, harus tunduk pada keinginan Washington. Jika tidak, nasib mereka bisa sama seperti Maduro. Ancaman itu menggantung, menambah ketegangan situasi yang sudah panas.
Artikel Terkait
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat