Angka korban bencana di Sumatera kembali bertambah. Menurut laporan terbaru dari BNPB, ada sepuluh orang lagi yang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah.
Data itu disampaikan langsung oleh Abdul Muhari, sang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. Dalam konferensi pers Update Penanganan Bencana di Sumatera yang digelar di Jakarta hari Minggu (4/1/2026), pria yang biasa dipanggil Aam ini menyebut total korban jiwa kini mencapai 1.177 orang.
"Hari ini bertambah 10, menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia," ujarnya.
Dari penambahan itu, tiga korban ditemukan di Aceh. Sementara lima orang berasal dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan dua orang lagi di Sumatera Barat.
Di tengah kabar duka itu, ada sedikit titik terang. Daftar orang hilang ternyata berkurang 17 orang dari laporan sehari sebelumnya. Artinya, upaya pencarian oleh tim gabungan mulai membuahkan hasil.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Insentif Rp570 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 2025
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera