Lokasi yang jadi sasaran utama adalah MIN atau SD Islam Negeri 33 Aceh Utara. Untuk mengusir lumpur dan material berat, BNI mengerahkan excavator, dump truck, plus mobil tangki air. Tenaga kerja lapangan juga dilibatkan tentunya.
Ini semua bukan aksi satu kali. Kegiatan bersih-bersih ini masuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang berkelanjutan. Rencananya, setelah pembersihan, akan dilanjutkan dengan renovasi fasilitas dan perbaikan sarana pendukung lainnya. Intinya, sampai sekolah itu benar-benar siap digunakan.
"Kami berharap dukungan ini dapat membantu menciptakan kembali lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sehingga siswa dan tenaga pendidik dapat kembali beraktivitas secara normal," tambah Okki.
Dengan sinergi seperti ini, BNI ingin menunjukkan komitmennya yang serius. Bukan cuma menangani darurat bencana, tapi juga mendukung pemulihan sosial, khususnya di sektor pendidikan yang seringkali terabaikan pasca musibah.
Artikel Terkait
Raja Tuna Jepang Rogoh Rp54,6 Miliar Demi Ikan Pembuka Tahun Baru
BNN Gerebek Pabrik Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Mewah Ancol
Prabowo Minta Program Makan Gratis Dibenahi, Anggaran Rp335 Triliun Dinilai Cukup
34 Kota Siap Olah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai 2026