Tampilannya saja sudah sangar, dengan taburan cabai yang banyak. Tapi rasa pedasnya ternyata cukup bersahabat. Buat pencinta pedas, level ini mungkin pas tidak bikin lidah kepanasan, justru bikin nasi cepat habis. Rasa asin, gurih, dan sedikit manis dari teri itu seimbang banget. Padu padannya dengan sayur bersantan sungguh mantap. Pokoknya, bikin pengin nambah!
Kalau merasa kurang, tersedia juga banyak pilihan lauk pendamping. Mulai dari telur ceplok, tempe goreng, ikan balado, ayam balado, perkedel, sampai aneka gorengan.
Harganya? Sangat terjangkau. Seporsi nasi teri plus satu lauk dibanderol mulai sepuluh ribuan saja. Murah meriah untuk porsi dan kenikmatan yang didapat.
Menurut catatan Dinas Pariwisata DIY, kisahnya berawal dari Pak Dul yang pertama kali berjualan. Usaha ini kemudian diteruskan oleh menantunya, Subagiyo. Awalnya mereka jualan di pinggir jalan, baru kemudian pindah ke depan rumah yang lokasinya di dalam gang seperti sekarang.
Jadi, buat kamu yang lagi di Jogja dan ingin kulineran malam yang autentik dan ramah kantong, Nasi Teri Pojok Gejayan ini rekomendasinya. Cobalah!
Nasi Teri Pojok Gejayan
Alamat: Jl. Affandi No.5, Klitren (masuk ke dalam gang), Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Jam buka: 17.00 - 03.00 WIB.
Artikel Terkait
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China