Nasi Teri Pojok Gejayan: Legenda Kuliner Malam yang Tak Pernah Sepi

- Jumat, 02 Januari 2026 | 18:06 WIB
Nasi Teri Pojok Gejayan: Legenda Kuliner Malam yang Tak Pernah Sepi

Kalau kamu mencari kuliner malam legendaris di Yogyakarta, Nasi Teri Pojok Gejayan wajib masuk daftar. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1970-an, lho. Menunya terlihat sederhana: nasi putih dengan tumisan teri dan sayuran. Tapi jangan salah, rasanya bikin ketagihan.

Lokasinya memang agak tersembunyi di dalam sebuah gang. Warung ini baru buka jam lima sore. Namun begitu, mereka buka sampai larut, melayani pesanan hingga pukul tiga dini hari.

Kami sendiri sempat mampir ke sana suatu malam. Saran kami, lebih baik bawa motor saja. Gangnya sempit, jadi mencari tempat parkir untuk mobil bakal cukup merepotkan.

Begitu masuk ke gang, pemandangan langsung ramai. Meja dan kursi berjejer di kiri kanan jalan. Yang mengejutkan, meski jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, masih ada antrean. Konon, semakin larut justru semakin ramai pengunjungnya.

Kami pun memesan seporsi nasi teri sayur komplit. Sayurnya ada dua macam: labu siam dan nangka muda. Keduanya dimasak berkuah santan, mirip seperti sayur untuk ketupat.

Di sisi lain, terinya diolah terpisah dengan kuah pedas yang penuh potongan rawit merah dan tomat hijau. Mereka pakai teri jengki yang ukurannya cukup besar, dimasak hingga bercitarasa kuat.


Halaman:

Komentar