Pemerintah Bekukan Tarif Listrik di Awal 2026, Berikan Kepastian bagi Masyarakat

- Jumat, 02 Januari 2026 | 06:30 WIB
Pemerintah Bekukan Tarif Listrik di Awal 2026, Berikan Kepastian bagi Masyarakat

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyambut baik keputusan ini. Ia melihat momen awal tahun sebagai periode krusial dimana aktivitas rumah tangga dan usaha kembali menggeliat.

"Awal tahun cenderung diiringi berbagai kebutuhan rumah tangga dan aktivitas usaha yang kembali berjalan. Dengan tarif listrik yang tidak naik, masyarakat memiliki kepastian dalam mengatur pengeluaran sehingga daya beli dapat tetap terjaga," ujar Darmawan.

Darmawan juga menegaskan komitmen perseroan. Bagi PLN, tugasnya tidak berhenti di sini.

"Bagi Kami, listrik bukan sekadar layanan, tetapi fondasi aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, kami memastikan pasokan listrik terus andal dan layanan terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan produktif," kata dia.

Komitmen itu diterjemahkan dalam upaya menjaga keandalan pasokan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan terus mengasah efisiensi operasional. Tujuannya satu: layanan yang aman dan berkelanjutan untuk semua.

Jadi, setidaknya untuk tiga bulan pertama di 2026, masyarakat bisa sedikit lega. Tagihan listrik tak akan membebani lebih dari yang sudah dirasakan sekarang. Sebuah keputusan yang, meski terlihat sederhana, bisa punya dampak riil yang cukup besar di lapangan.


Halaman:

Komentar