MURIANETWORK.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi memberlakukan perubahan alur masuk penumpang di Stasiun Pondok Cina, Depok, mulai Sabtu (21 Februari 2026). Penyesuaian ini mengalihkan akses utama penumpang kereta rel listrik (KRL) melalui bangunan baru di lantai dua stasiun yang terhubung dengan apartemen, menggantikan pintu masuk lama di sisi timur. Langkah ini diambil untuk meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan mobilitas penumpang sehari-hari.
Mengutamakan Keselamatan Penumpang
Perubahan alur ini secara langsung berdampak pada kebiasaan penumpang yang sebelumnya menggunakan pintu timur. Kini, mereka tidak lagi dapat menyeberangi rel secara langsung untuk berpindah peron. Jalur penyeberangan lama telah ditutup dengan pembatas besi, menandai peralihan permanen menuju sistem yang lebih terjamin keamanannya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. "Hal ini dilakukan demi keselamatan saat pengguna akan berpindah peron, karena passenger crossing yang melintasi jalur rel akan ditutup untuk menjaga keselamatan pengguna," jelasnya.
Rute Baru Melalui Bangunan Integrasi
Berdasarkan pantauan di lokasi, pintu masuk baru dari arah Jalan Margonda terletak sedikit sebelum lokasi pintu lama. Rambu petunjuk dan banner bertuliskan 'Akses Masuk Gate Baru Stasiun Pondok Cina' terpasang untuk memandu penumpang. Untuk mencapai peron, penumpang harus berjalan masuk ke dalam bangunan integrasi yang terhubung dengan apartemen, kemudian naik ke lantai dua tempat gate atau pintu pemeriksaan tiket berada.
Karina menambahkan detail mengenai alur baru tersebut. "Terdapat perubahan alur bagi pengguna yang sebelumnya melakukan akses naik dan turun melalui pintu timur stasiun. Kini dialihkan melalui bangunan baru di lantai 2 Stasiun Pondok Cina atau dari arah bangunan apartemen," tambahnya.
Fasilitas Pendukung yang Disiapkan
KAI Commuter menyatakan telah melengkapi akses baru ini dengan berbagai fasilitas pendukung. Eskalator dan lift telah tersedia untuk memudahkan penumpang lanjut usia dan disabilitas. Guiding block atau petunjuk jalur khusus untuk tunanetra juga dipasang di sepanjang koridor. Sementara itu, pintu akses di sisi barat stasiun tetap beroperasi normal untuk keluar masuk penumpang.
Perusahaan mengaku telah menyiapkan rambu-arah dan informasi tambahan di area stasiun. "KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna agar memperhatikan informasi yang telah disampaikan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mematuhi rambu dan penunjuk arah yang tersedia," tutur Karina.
Komitmen untuk Layanan yang Lebih Baik
Perubahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menata ulang arus penumpang di stasiun yang padat. Dengan menutup penyeberangan langsung di atas rel, risiko insiden keselamatan dapat diminimalisir. Penataan alur yang lebih terintegrasi dengan bangunan komersial di sekitarnya juga diharapkan mampu memberikan pengalaman berperjalanan yang lebih tertib.
Karina menutup pernyataannya dengan menyampaikan harapan dan komitmen perusahaan. "Dengan penyesuaian ini, mobilitas pengguna di Stasiun Pondok Cina diharapkan berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. KAI Commuter berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan serta fasilitas dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan," tutupnya.
Penumpang yang terbiasa menggunakan Stasiun Pondok Cina disarankan untuk datang lebih awal guna beradaptasi dengan rute baru ini, setidaknya dalam masa transisi awal pemberlakuan.
Artikel Terkait
Andre Rosiade Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bantu Pembangunan BTS di Pariaman
Zakat Perak Wajib Bila Capai Nishab 595 Gram dan Haul Satu Tahun
Pelatih Persis Solo Puji Debut Impresif Febri Hariyadi
Banjir Rendam Enam Desa di Bima Akibat Hujan Dua Hari Berturut-turut