Kevin Diks punya cerita. Bek Timnas Indonesia yang kini membela Borussia Monchengladbach itu baru saja membandingkan dua raksasa sepak bola Eropa: Serie A Italia dan Bundesliga Jerman. Dari pengalamannya sendiri, jawabannya cukup jelas. Atmosfer sepak bola Jerman, saat ini, lebih ia sukai.
Ini bukan tanpa alasan. Diks punya rekam jejak yang panjang di Eropa. Ia sudah merasakan kerasnya persaingan di Belanda, Italia, Denmark, dan sekarang Jerman. Pengalaman itu memberinya perspektif yang cukup unik untuk menilai.
Namun begitu, kenangan manisnya di Italia boleh dibilang hampir tidak ada. Nama Diks melambung saat membela Vitesse Belanda, yang kemudian membawanya ke Fiorentina pada 2016. Tapi, petualangan di klub Serie A itu jauh dari kata mulus. Bahkan, bisa dibilang pahit.
Ia nyaris tak mendapat tempat. Hanya dua penampilan resmi selama masa kontraknya. Situasi itu memaksanya keliling Eropa lewat berbagai skema peminjaman ke Vitesse lagi, lalu Feyenoord, Empoli, dan Aarhus. Barulah di FC Copenhagen, Denmark, kariernya kembali menemukan ritme. Performa konsistennya di sana yang akhirnya menarik perhatian Monchengladbach dan membawanya ke Bundesliga di musim panas 2025.
Jadi, wajar jika ia punya pendapat kuat. Ketika ditanya liga mana yang lebih ia sukai, jawabannya langsung ke Jerman.
Artikel Terkait
Prancis Siap Cabut Akses Medsos untuk Remaja di Bawah 15 Tahun pada 2026
Nyaris Tertinggal Kereta, Sebuah Drama Pagi di Solo yang Berakhir Damai di Bandung
Lebih dari 311 Ribu Kendaraan Serbu Tol Jabotabek Menyambut Libur Tahun Baru
China Pasang Tarif 55% untuk Impor Daging Sapi, Lindungi Peternak Lokal