Gosip transfer musim dingin mulai memanas, dan salah satu nama besar yang ramai diperbincangkan adalah Mohamed Salah. Kabarnya, AS Roma punya keinginan kuat untuk membawa pulang sang mantan bintang ke Stadion Olimpico. Mereka bahkan dikabarkan sedang mengintip peluang lewat skema pinjaman, lho.
Latar belakangnya? Hubungan Salah dengan Liverpool, terutama dengan sang manajer baru Arne Slot, dikabarkan tidak lagi semulus dulu. Di awal Desember lalu, sang pemain secara terbuka menyuarakan ketidakpuasannya. Ia merasa tidak terima kerap duduk di bangku cadang, dan menduga ada upaya untuk menjadikannya kambing hitam atas performa tim.
Nah, situasi itulah yang ditengarai diamati oleh Roma. Mereka paham betul, ketegangan di ruang ganti Anfield bisa jadi pintu masuk bagi mereka. Menurut laporan Football Italia, Liverpool sendiri disebut siap mendengarkan tawaran peminjaman untuk Salah pada jendela transfer Januari nanti. Bagi Roma, ini jelas peluang yang sayang untuk dilewatkan.
Tapi, di sisi lain, ada satu ganjalan serius: soal gaji. Kontrak Salah yang masih berlaku hingga 2027 memberinya bayaran fantastis, sekitar 24 juta Euro per tahun. Angka itu tentu bukan main-main.
Artinya, untuk masa pinjam enam bulan saja, Roma harus menyiapkan kocek sekitar 12 juta Euro hanya untuk membayar gajinya. Beban finansial yang cukup berat untuk klub ibu kota Italia itu, meski hasrat untuk memulangkan sang idola begitu besar.
Bagi para penggemar Roma, sosok Salah tentu bukan wajah asing. Sebelum hijrah ke Liverpool di musim panas 2017, pemain asal Mesir itu sudah lebih dulu membela Giallorossi selama dua musim. Catatannya cukup gemilang: 34 gol dan 21 assist dari 83 penampilan. Masa-masa di Romalah yang membangkitkan kembali kariernya setelah mentok di Chelsea, sebelum akhirnya diboyong Liverpool dengan mahar sekitar 42 juta Euro.
Dan kita semua tahu, di Liverpool, Salah benar-benar melesat. Ia menjadi legenda dengan torehan 250 gol, membantu The Reds meraih gelar Premier League dan Champions League. Kini, spekulasi tentang kepulangannya ke Italia pun bergulir. Menarik untuk ditunggu, apakah nostalgia bisa mengalahkan kendala finansial yang ada.
Artikel Terkait
Mentan Pastikan Stok Pangan di Wilayah Pascabencana Sumatera Aman Tiga Bulan ke Depan
Menag: 97% Rumah Ibadah dan 84% Madrasah di Daerah Banjir Sumatera Sudah Berfungsi Kembali
Persib Hadapi Misi Mustahil Balikkan Kekalahan 0-3 dari Ratchaburi di GBLA
Sandy Walsh Ingatkan Buriram United Tak Berpuas Diri Usai Lolos ke 16 Besar AFC Champions League Elite