Dengan sistem dua shift, pengerjaan diharapkan bisa berjalan tanpa henti dari pagi hingga malam. Di lokasi, empat unit alat berat sudah terlihat sibuk. Baja ringan pondasi telah berdiri, sementara pemasangan dinding mulai dilakukan setahap demi setahap.
Sementara huntara tahap I masih dalam pengerjaan, persiapan untuk tahap berikutnya sudah dimulai. BNPB bersama Pemkab Agam telah meninjau lokasi baru di Kecamatan Palembaian yang sama.
Lokasi itu adalah lahan milik warga yang dipinjamkan. Rencananya, akan ada 84 unit huntara lagi yang dibangun di sana. Saat ini, proses administrasi seperti penyiapan surat persetujuan dan SK Bupati sedang digarap. Pembersihan lahannya sendiri sudah dimulai sejak hari ini.
Semua upaya ini bertujuan satu hal: segera memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke tempat tinggal yang lebih layak.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tak Naik April 2026
Polda Metro Jaya: Belum Ada Indikasi Keterlibatan Sipil dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
Ekonom: Belanja Lain-Lain Rp200 Triliun Jadi Bantalan Fiskal di APBN 2026
Kepala BGN Tegaskan Anggaran 2026 Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun