Perayaan Natal 2025 bagi Pelita Air diwarnai kedatangan tamu baru: sebuah Airbus A320. Pesawat dengan registrasi PK-PWQ itu mendarat tepat di hari raya, menjadi anggota ke-16 dalam keluarga armada mereka. Langkah ini jelas bukan kebetulan. Perusahaan sengaja mempersiapkannya untuk menghadapi lonjakan penumpang yang biasa terjadi saat libur Nataru.
Menurut sejumlah saksi, kedatangan pesawat ini berjalan lancar. Dan bagi manajemen, ini lebih dari sekadar penambahan aset.
“Ini seperti kado akhir tahun kami untuk masyarakat,” ujar Dendy Kurniawan, Direktur Utama Pelita Air.
Dia menjelaskan, kehadiran pesawat ke-16 yang sengaja dijadwalkan di Hari Natal itu punya tujuan konkret. “Kami ingin memastikan kursi tersedia cukup dan frekuensi penerbangan di rute-rute penting bisa kami tambah. Intinya, agar perjalanan masyarakat selama liburan panjang nanti tidak terkendala,” tuturnya dalam keterangan resmi yang dirilis Sabtu (27/12/2025).
Dendy menegaskan komitmen itu. Ekspansi armada, katanya, sejalan dengan misi perusahaan membuka akses lebih luas. Yang dicari adalah pengalaman terbang yang tidak hanya aman dan nyaman, tapi juga tepat waktu. Dengan operasional yang diperkuat, harapannya perjalanan liburan penumpang bisa lebih lancar.
“Kami optimis. Armada yang kuat memungkinkan kami berkontribusi lebih bagi industri penerbangan nasional. Tapi, keselamatan dan kepuasan pelanggan tetap yang utama,” imbuhnya.
Jadi, dengan tambahan satu Airbus A320 ini, Pelita Air merasa lebih siap. Mereka akan mengawal gelombang mudik dan liburan Nataru dengan pengelolaan operasional yang ketat. Targetnya jelas: layanan yang andal, aman, dan tepat waktu. Di sisi lain, ini juga bentuk dukungan mereka agar konektivitas udara nasional di momen tahun baru nanti benar-benar berjalan mulus.
Momentum libur akhir tahun selalu jadi ujian bagi maskapai. Pelita Air, setidaknya, sudah menyiapkan salah satu jawabannya.
Artikel Terkait
Kementerian PU Siapkan Tanggul Permanen untuk Atasi Banjir di Tol Tangerang-Merak
BPS Verifikasi 27.173 Keluarga Penerima Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Sumatera
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025 Capai 5,39%, Tertinggi di G20
Presiden Prabowo Arahkan Evaluasi Hak Investor Tambang Martabe