Memang, medan di Gayo Lues berat. Cuaca juga kerap berubah-ubah, tak mudah untuk penerbangan. Namun begitu, tugas pengiriman bantuan harus tetap jalan. Jalur udara menjadi harapan satu-satunya saat ini.
Nah, bagi para awak helikopter yang menjalankan misi itu, sambutan dari warga Desa Ekan terasa sangat spesial. Durian-durian itu mungkin tampak kecil, tapi maknanya besar.
"Bagi para awak, di tengah jadwal padat dan cuaca yang menantang, hadiah kecil itu terasa seperti energi tambahan,"
tutur Nyoman lagi.
Sebuah tanda terima kasih yang tulus, katanya, dari masyarakat yang justru sedang terhimpit kesulitan. Semangat berbagi mereka, rupanya, tak pernah benar-benar padam.
Artikel Terkait
Libur Paskah Dongkrak Omzet Sewa Sepeda Ontel di Kota Tua Jakarta
Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global
Pemerintah dan KJRI Jeddah Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal
Persib Ungguli Semen Padang 1-0 di Stadion Agus Salim