Naim Hamid Salim, pelatih Timnas Futsal Indonesia U-19, sudah menatap laga besar berikutnya. Setelah melibas Malaysia, tantangan selanjutnya adalah Vietnam di semifinal Piala AFF Futsal U-19 2025. "Kami harus berbenah," katanya, menegaskan tekad untuk tampil lebih apik di panggung yang lebih tinggi.
Duel sengit itu akan digelar di Nonthaburi Hall, Bangkok, Thailand, pada Sabtu 27 Desember 2025. Bagi skuad Garuda, ini adalah pertarungan untuk satu tiket final. Semangat juang tentu sudah menyala sejak sekarang.
Mereka datang dengan modal kepercayaan diri yang bagus. Di laga pamungkas Grup B, Kamis lalu, Indonesia berhasil menekuk Malaysia dengan skor tipis 1-0. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan mereka sebagai juara grup dengan catatan sempurna.
Namun begitu, Naim mengakui laga tersebut tidaklah mudah. "Pertandingan hari ini sangat menantang," ujarnya.
"Malaysia memiliki pemain bagus dan pertahanan kuat. Namun, kami tetap fokus pada tim sendiri," lanjut pelatih itu, seperti dikutip dari laman FFI.
"Alhamdulillah untuk 3 poin hari ini, tapi masih banyak aspek yang harus ditingkatkan."
Di sisi lain, posisi di klasemen memang terlihat mentereng. Indonesia bercokol di puncak dengan koleksi enam poin, sementara Malaysia cuma mengumpulkan satu angka. Tapi, statistik itu tak membuat Naim berpuas diri.
Justru sebaliknya. Dia malah akan menggenjot evaluasi tim. Ada satu masalah yang mencolok menurutnya: penyelesaian akhir. "Kami masih kesulitan dalam penyelesaian akhir," ujar Naim dengan jujur.
Ya, itu memang realita yang harus dihadapi. Tapi bagi Naim, ini semua wajar. Para pemainnya masih sangat muda, berusia 19 tahun. Dengan masa persiapan yang cuma tiga minggu, yang terpenting adalah proses perbaikan yang konsisten.
"Ini bagian dari proses," tuturnya. "Fokus kami adalah terus memperbaiki diri agar performa lebih baik di laga berikutnya."
Jadi, meski sedang dalam tren positif, ruang latihan tetap akan menjadi tempat yang sibuk. Persiapan menghadapi Vietnam jelas tidak akan main-main.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Ekspor Beras dan Ikan untuk Pasokan Pangan Jamaah Haji 2026
Laporan: IDF Hadapi Krisis Sumber Daya Manusia Terparah Sejarah Akibat Beban Konflik
Pansel Resmi Dibentuk, Pencarian Pimpinan Baru OJK Dibuka hingga Maret 2026
BSI Catat Laba Bersih Rp7,57 Triliun di 2025, Didorong Tabungan Haji dan Emas