“Saya dipilih dan dilantik oleh rakyat Indonesia. Karena itu, saya siap mati untuk mereka. Bagi saya, itu justru sebuah kehormatan.”
Ruang acara di Kejagung siang itu menjadi saksi sebuah penyerahan simbolis yang jumlahnya fantastis: Rp6,6 triliun lebih. Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan dana tersebut kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dari total Rp6,6 triliun itu, rinciannya berasal dari dua sumber utama. Sebagian besar, yakni Rp4,28 triliun, adalah hasil penyelamatan keuangan negara dari beragam perkara korupsi yang ditangani Kejaksaan.
Di sisi lain, ada juga Rp2,34 miliar yang berhasil dikumpulkan dari penagihan denda administratif sektor kehutanan. Bagian terakhir ini merupakan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH, yang langsung mendapat apresiasi dari Prabowo.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Satgas PKH. Kalianlah yang bekerja keras di lapangan,” pungkas Presiden, mengakhiri pidatonya yang berapi-api.
Artikel Terkait
Pembiayaan BSI Tembus Rp323 Triliun, Bisnis Emas Jadi Penggerak Utama
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Mulai 2026, Rusia Larang Ekspor Emas Batangan di Atas 100 Gram
Ekonom: Liburan Beruntun dan Stimulus Pacu Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I-2026